halaman utama

Senin, 31 Agustus 2009

Pengalamanku di RISET 2009 - PPSMB UGM




Pengalamanku di RISET PPSMB UGM 2009

PROLOG

Orientasi Generasi Masa Depan Teknik,, yha itulah kegiatan yang dilakukan oleh para Mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada tahun 2009. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 19 sampai 21 Agustus 2009. Kegiatan ini juga disebut PPSMB ( Pelatihan Pembelajar Mahasiswa Baru ) yang merupakan bagian dari upaya-upaya UGM dan juga fakultas teknik guna meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi, berinteraksi, mengemukakan pendapat dan mempertahankan pendapat yang akan melengkapi kemampuan softskill di dalam mempersiapkan diri sebagai calon-calon sarjana teknik.
RISET 2009 ini wajib diikuti oleh semua mahasiswa baru fakultas teknik. Hal ini sesuai dengan keputusan rektor UGM nomor 274/P/SK/HT/2009 tentang PPSMB tahun 2009 sebagai syarat yudisium kelulusan mahasiswa. Jadi event ini sangat penting dan wajib hukumnya bagi Maba (Mahasiswa Baru).

Kegiatan pertama

Briefing PPSMB tanggal 15 Agustus 2009,
Inilah waktu para Maba berdatangan menuju fakultas teknik. Jam keberangkatan Maba yaitu jam 8 pagi menggunakan pakaian bebas and sopan. Acara pertama adalah membentuk kelompok antar sesama jurusan. Karena aku maba jurusan tekim maka aku ngumpul dengan maba Tekkim. Udah lumayan banyak yang ku kenal, karena maba tekim ini sebelumnya sudah buat komunitas di facebook. Setelah kenal di dunia maya, sekarang saatnya kenal beneran.
Saat semua sudah lengkap mengumpul, saatnya para kakak protokoler, panitia memperkenalkan diri mereka. Setelah itu, para Maba dibagi berbagai macam kelompok. Dan kelompok itu dinamakan Logos. Tiap Logos ada nama-nama para tokoh terkenal, sebagai contoh Djuanda, Habibie, Noviantoro, Andrianes, Septinus dan masi banyak yang lain. Cara membaginya pun unik, di setiap tiang penyangga dipasang daftar nama-nama setiap logos,, para maba diberi waktu kira-kira 15-20 menit untuk mencari logosnya masing-masing. Weleh-weleh,, langsung aja keliatan lautan manusia,,, para maba berdesak-desakan melihat daftar nama…. “wah panas,sesak,sumpek… “ itu yang kurasakan. Untung saja aku segera menemukan logosku. Aku mendapatkan logos 7 Djuanda. Wah beruntung sekali aku menemukan logosku saat waktu tinggal 2 menit lagi. Kasian banget ama temen-temen yang belum nemuin logos mereka,,, mereka dipisah di barisan tersendiri.
Kemudian kita memulai acara di sayap KPTU fakultas teknik,, setiap logos dipersilahkan duduk. Mendengarkan arahan dari para protokoler. Setiap logos nantinya memilik dua kakak pemandu yang ramah. Dimulai diperkenalkannya lagu kebangsaan fakultas teknik, sampai jargon fakultas teknik. Teknik,,,,Jaya!!!
Setelah itu setiap logos bergerak menuju tempat yang ditentukan oleh kakak pemandu. Saat itu acara ramah tamah, berkenalan tiap anggota dari logos dengan kakak pemandu. Di logos 7 Djuanda, mas sofiet and mba arin sebagai kakak pemandu. Keduanya sangat ramah, beruntung aku dan temen selogosku dapat kakak pemandu seperti mereka.
Setelah memperkenalkan diri, kemudian kami diberi pengarahan oleh kk pemandu berupa aturan mengenai RISET baik atribut, tugas, dan masih banyak lagi. Atribut yang harus kami buat antara lain name tag, blog note, toga dari kardus, tas dari karung tepung. Wah banyak deh…. Saat itu diberi sebuah guide book RISET serta buku lainnya, baju RISET 2009, slayer RISET 2009. Nah yang unik ini, baju RISET 2009 itu dipakai 3 hari berturut-turut… Waduh kebayang, gimana kao ga dijaga ati-ati tuh baju. Mana dipake 3 hari,, gag sempet dicuci tuh baju.
Untuk menangani berbagai tugas yang diberikan, logos djuanda menetapkan ketua logos serta bendahara. Ketua logos djuanda yaitu Iwan dan bendahara yaitu Dini. Thanks banget buat mereka yang udah mau berpartisipasi sebagai ketua. Kemudian menetapkan base camp di rumah temanku, Ibnu. Thanks for Ibnu yang udah bisa nyediain tempat untuk mengerjakan tugas logos djuanda ini
Tugas yang diberikan setiap logos tidak hanya tugas kelompok, namun tugas pribadinya juga cukup banyak. Kalo tugas pribadi di plagiatisasikan, atau ngopy pekerjaan teman maka dapat pengurangan poin 2 kalo gag salah.
Yo,,, setelah acara briefing PPSMB RISET usai, kami selogos djuanda segera menuju ke tempat base camp. Disana mulai dibahas berbagai pembagian tugas dalam tugas kelompok. Kami berusaha sekompak mungkin supaya pekerjaan dapat dilaksanaan. Cukup lama juga untuk mengerjakan suatu tugas. Ya, akhirnya sampai larut malam baru pulang menuju ke rumah atau kost masing-masing.

-----------

Kegiatan kedua pra RISET 2009

Tanggal 18 Agustus 2009, para Maba ditugaskan untuk melakukan upacara di GSP. Namun sebelumnya para Maba ditugaskan menuju ke KPTU Fakultas teknik jam 6 pagi. Yo,,, dengan kemeja putih dan celana panjang item disertai dengan jas almamater UGM.
Di fakultas teknik, para Maba dikelompokkan sesuai dengan prodinya masing-masing. Oh iya, para Maba disuruh bawa makanan buat sarapan bareng-bareng di KPTU. Mana sarapannya diwaktuin lagi… huft… ati-ati lho ntar kesedak makannya. Hahahaha
Setelah selesai sarapan, kemudian para Maba teknik berbaris sesuai dengan prodinya masing-masing. Setelah rapi berbaris, mereka menuju ke GSP jalan kaki… lumayan rame ketemu temen seprodi. Ada yang unik, barisan jalan mereka dibatasi oleh tali rafia yang dipegang oleh maba yang berada di barisan samping.
Sampai di GSP, kegiatan upacara pun dimulai. Tentu saja sambutan Mahasiswa Baru yang paling meriah berasal dari fakultas teknik. Off course, jumlah Maba fakultas teknik lebih banyak dari yang lain. Setelah selesai upacara, kemudian peserta RISET 2009 kembali menuju ke fakultas teknik.
Kemudian peserta RISET mendapatkan tugas pertamanya yaitu mencari cap dari lembaga KM/HM, BEM, dan BSO. Masing-masing terdiri dari 2 cap. Tanpa basa-basi, karena aku prodinya tekkim, tentu saja tempat yang pertama ku datangi KMTK ( Keluarga Mahasiswa Teknik Kimia ). Disana kami mendapatkan pengarahan penjelasan mengenai lembaga-lembaga yang mereka kelola. Waktu itu, aku dapat 6 cap dari KMTK, KMTE, OASE, HUMAS, LPKTA, dan KMT. Selain mendapat cap, kami harus mencatat mengenai detail oraganisasinya, karena hal itu akan menjadi tugas yang akan diperoleh setelah pulang. Tugas kelompok yang yang harus dilakukan setelah ini antara lain menulis esai tentang 7 lembaga KM/HM, 4 BEM, 3 BSO, serta MPM. Untuk tugas pribadinya antara lain menulis 1 profil KM/HM prodinya masing-masing, menulis profil 2 stand yang berkesan. Maka dari itu, jangan lupa menanyakan profil lembaganya. Jangan sampai hanya sekedar dapet capnya yha!
Setelah kelar urusannya, kemudian kembali ke kost masing-masing. Aku yang berada di logos 7 dan teman-teman selogos berencana membahas tugas yang super duper menumpuk untuk hari pertama RISET. Seperti biasa, kami membahasnya di base camp.
Nih aku sebutin Atribut yang harus dibawa sehari-hari selama kegiatan RISET berlangsung. Tas buatan, name tag, toga, blog note, air minum 1,5 liter merk RISET, sarapan seharga 3500, permen 5 rasa 5 buah, alat tulis pulpen biru, pensil, penghapus, alat ibadah, dan guide book.
Selain itu tugas yang menunggu esok banyak deh…. Tanya aja ke kami gimana tugas-tugasnya. Kira-kira tugas kelompok ada 5 terus tugas pribadi ada 5-an juga. Jiah… bener-bener deh nih tugas mantab, yang membuat kami semua lembur mengerjakan tugas itu.


KEGIATAN RISETpun DIMULAI

Tanggal 19 Agustus 2009

Hooaahhhmmm….. ini adalah hari pertamaku melaksanakan RISET 2009. Sebenernya aku punya rencana sebelumnya yaitu bangun jam 3:30. Tapi ternyata aku terbangun jam 4:21! Wah telat gag ya? Langsung saja babibubes…. Ambil handuk, mandi di pagi yang dingin. Wah bangun tidur langsung mandi, bener-bener dah membuat badan kedinginan.
Setelah itu checking barang-barang bawaan yang akan dibawa di RISET. Di cek satu persatu, tak lupa sholat shubuh terlebih dahulu. Setelah cek, ready jam 5 pagi. Mampir dah ke warung sebelah, ambil pesanan nasi bungkus buat bekal RISET nanti sebagai sarapan. Terus mampir ke rumah teman, yahhh…. Palah dia baru aja slese mandi. Nungguin sebentar deh jadinya.
Ya setelah siap, kemudian berangkat menuju fakultas teknik. Nyampe disana kira-kira jam setengah 6, walaupun ga bawa jam tangan sih, ya masih bisa kira-kira waktu gitu. Karena ada peraturan yang bunyinya dilarang membawa barang selain yang ditugaskan. Yupz, hari pertama berangkat tepat waktu.
Kemudian acara dimulai dengan makan pagi seperti biasa, dengan sambutan yang hangat oleh kakak protokoler bertopeng.
Habis itu, langsung acara upacara pembukaann RISET 2009. Mahasiswa baru pun mulai memakai atribut-atributnya. Mulai dari toga, name tag, tas, slayer dkk. Upacara berlangsung tertib. Dan diakhir upacara itu ada pertunjukkan robot serta karya kakak mahasiswa. Saya sangat terkesan melihat robot dan roketnya.
Kemudian, ada acara presentasi World Class Research University. Disini dijelaskan macam-macam tentang apa itu WCRU. Setelah itu ada ada acara hakikat seorang manusia yang saat itu dipresentasikan di ruang teknik elektro. Setiap logos mendaptkan tempat masing-masing sesuai arahan kakak pemandu.
Penyampaian materi cukup menarik, disamping itu di ruangan ber-AC. Yang tadinya terkena panasnya matahari kemudian dinyamankan dengan dinginnya AC. Jadi terlihat nyaman untuk mendengarkan presentasi, walaupun Maba terlihat ngantuk.
Yo, setelah ini ada acara lomba debat capres. Acara ini yang paling ramai karena tiap logos menyerukan jargon serta lagu-lagunya untuk mendukung wakil mereka setiap logos.
Acara RISET yang bakalan ada tentu saja saat kakak kakak dari komisi disiplin atau sering disebut Komdis yang menghukum para Maba yang melakukan pelanggaran. Aku pun diam tanpa kata saat itu. Untung aku tidak melakukan pelanggaran. Aku merasa kasihan sekali , kepada para Maba yang mendapatkan hukuman. Wah ternyata sesi ini berada di penghujung acara yang sempat membuat aku berdebar-debar. Tapi have fun aja lah, daripada dipikr kan?
Habis itu dikasi tugas macam-macam oleh kakak pemandu. Wah denger tugas yang begitu banyak, bikin stress aja nih kerjaan.
Pulang aku menelpon ibuku, meminta arahan supaya aku tenang dalam menjalankan tugas ini. Dan aku sangat disupport oleh kedua orang tuaku. Aku pun harus semangat mengerjakan tugas ini! Semangat adalah kunci keberhasilan.
Yha,,, akhirnya malem kerja lembur garap tugas. Hoahmmm Garap…..garap…..ngerjain……ngerjain…..lembur lagi lembur lagi.








Tanggal 20 Agustus 2009

Setelah hari kemarin mengerjakan tugas, akhirnya aku tidur dan terbangun jam 03:45 oleh alarm dengan nada dering D’Massiv_jangan menyerah. Sengaja aku set alarm dengan nada lagu D’massiv itu, supaya aku jangan menyerah dalam menghadapi ospek.
Langsung saja check semua atribut dan tugas-tugas yang harus dibawa untuk kegiatan RISET hari ini. Wah…. Dalam pikirku kenapa harus memulai acara di SEKIP? Kenapa tidak di KPTU fakultas teknik saja. Karena jaraj cukup jauh kalau berjalan kaki, akhirnya aku pakai motor saja berangkatnya. Aku nyamper temenku dulu, Jah… palah dia baru buat tugas lufe mapping. Akhirnya berangkat jam 05:15 kira-kira. Sampai di area parkir , wah terlihat para Maba yang penuh semangat berjalan menuju SEKIP. Aku pun langsung jalan dengan gaya langkah seribu kaki agar tidak telat… Untung saja aku datang tepat waktu.
Acara pertama ngumpul, check barang atribut dan tugas. Kalo gag salah ada kakak pemandu yang bilang suruh makan bekal sarapannya masing-masing. Eh….sama Komdis langsung dibantah suruh jangan makan dulu. Ngeri dah kalo liat tampang komdis yang terlihat sangar.
Kemudian yang berkesan saat logos masing-masing dipisah menuju kelompok prodinya masing-masing. Langsung aja bertebar taburan yel-yel yang berkumandang. . Seru juga pagi itu! Jalan balik lagi ke KPTU fakultas teknik. Wah sehat bugar nih olahraga pagi-pagi. Walaupun cape, tapi enak buat olahraga pagi loh.
Setelah tiba di KPTU fakultas teknik, kelompok antar jurusan menuju ke ruang jurusannya masing-masing. Di tempat sana, terdapat acara perkenalan ketua jurusan teknik kimia, para dosen tekkim , dan petugas yang lainnya. Wew, dikasih snack, lumayan ah,,, buat ngisi-ngisi perut.
Acara yang seru di siang hari, saat antar logos bertanding lomba teater. Enak nih nonton teater karya teman-teman Maba. Wah, tapi aku ga ikut bermain teater bersama teman-teman logosku yaitu logos 7 Djuanda. Paling berkesan saat melihat teater yang ditampilkan oleh logos 5, wah ide ceritanya bener-bener kreatif. Dapat menghibur penonton. Si naratornya hamper mirip tata cara adegannya seperti dalang di opera van java. Pokoknya salut dah buat logos 5.
Saat sesi renungan sore, para Maba mulai ditanyakan macam-macam oleh kakak kakak Komdis. Weleh-weleh, marahnya tambah ngeri nih. Sempat ada kejadian yang membuat hatiku berdebar. Saat itu, kakak komdis menyuruh para Maba mengeluarkan seluruh isi kantongnya. Aku hanya membawa sebuah kunci motor. Teman yang berada di depanku kena pelanggaran, karena dia membawa uang lebih dari 20ribu. Aku pun majuu mengisi barisan yang kosong, tapi dalam batinku berkata. Wah ini dibawahku ada uang lebih dari 20ribu, ntar disangka komdis aku melakukan pelanggaran.
Benar dugaanku, ada kakak komdis menghampiriku dan bertanya, “Itu uang milik siapa? Cepat mundur dari barisan”. Sontak aku menjawab, “Itu bukan milik saya!”. Kaka itu berkata lagi,”Cepat Mundur ke barisan!!”. Weleh, akhirnya aku bicara dengan nada tinggi, “Itu uang milik teman saya yang sudah mundur dari barisan!!!”. Jah,, kakak komdis pun pergi menjauh tanpa kata. Yah… salah sangka tuh, dikira aku melakukan pelanggaran.
Ya malamnya Ganbatte!! Ngerjain tugas lagi. Bravo Riset!! Teknik Jaya!!

Senin, 29 Juni 2009

Esai Polisi

Kehidupan seorang Polisi


Di lingkungan rumahku, terdapat seorang polisi bernama Bapak Tarnomo. Dia tinggal di gang yang sama dengan rumahku yaitu gang samosir. Kehidupan sehari – harinya sebagai polisi bisa dibilang tegas.

Bapak Tarnomo berusia 48 tahun, sudah mempunyai satu anak. Namun dia sudah tidak beristri lagi. Dia sekarang tinggal dengan anak laki-lakinya bernama Indra. Indra sekarang duduk di bangku smp. Bapak Tarnomo lebih menghabiskan kegiatan sehari-harinya bekerja sebagai polisi.

Mengenai soal penghasilan dari pekerjaan polisi ini dapat dibilang baik, Karena dapat mencukupi kehidupan dirinya beserta anaknya.

Mengenai kehidupan kesehariannya sebagai seorang polisi ada berbagai macam kegiatan antara lain menertibkan lalu lintas, melakukan pekerjaan di kantor polisi dan lainnya. Kegiatan yang sering saya amati yaitu, ketika dia mengatur jalannya lalu lintas di jalan. Dengan peluitnya serta ketegasannya dia mengatur pengguna jalan agar tertib dalam berlalu lintas. Kegiatan menilang kendaraan tentu sudah sering dia lakukan.

Suatu hari terdapat kejadian seperti berikut ini,
Tarmoko, tetangga saya akan pergi ke sebuah toko bahan bangunan di Jalan Kalimantan. Ketika dia memarkir motornya di depan toko, tanpa sadar seorang polisi datang menghampiri. Karena ternyata memang dia tidak mengenakan helm, dia pikir jarak dari rumah ke toko dekat.
”Permisi Mas, tolong tunjukan SIM serta STNK milik anda”, Kata Bpk. Tarnomo dengan tegas
”Aduh saya lupa membawa SIMnya nih...”, jawab Tarmoko.
”Kenapa kamu tidak memakai helm?”, Sahut Pak Polisi tersebut.
Dengan tidak segan-segannya, polisi tersebut menilang tarmoko yang tak lain merupakan tetangga sendiri.

Dari kejadian diatas, dapat dipastikan bahwa Pak Tarnomo ini seorang polisi yang tegas. Walaupun terhadap tetangganya sendiri, dia tetap menilangnya, karena peraturan itu untuk kepentingan umum. Terkadang polisi ada juga yang membebaskan sanksi dari tilangan karena alasan tertentu seperti, mungkin karena dia tetangganya ataukah mungkin karena dia adalah saudara bahkan keluarga.

Ada juga yang mau menerima sejumlah uang sebagai uang ganti sanksi.
Hal demikian kadang tidak tahu siapa yang harus disalahkan tetapi menurut saya semua kurang benar. Karena antara pelanggar dan polisi mestinya taat kepada peraturan.

Namun dampak dari ketegasan Bapak Tarnomo ini sedikit menimbulkan rasa tidak senang di lingkungan sekitarnya. Ada yang berkomentar Mengapa tega-teganya menilang tetangga lingkungan sendiri? Namun ada yang menyutujui bahwa hal itu sudah biasa, karena ketegasan pada masa kini harus ditegakkan.
Mengenai tata tertib lalu lintas di jalan, sudah selayaknya untuk dipatuhi bagi para pengguna jalan baik pejalan kaki maupun pemakai kendaraan bermotor. Ketika akan mengendarai sepeda motor, pengendara sebelumnya sudah mempersiapkan kelengkapan berkendara seperti surat-surat penting yaitu STNK, SIM, mengenakan helm yang standar. Terutama helm pengaman sangatlah penting bagi keselamatan pengendara dan juga sebagai pelindung kepala apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya jatuh dari kendaraan bermotor. Surat-surat juga tidak kalah penting sebagai data dari kendaraan itu juga identitas seorang pengendara bahwa dia telah mendapatkan ijin untuk mengendarai kendaraan bermotor.

Apalagi jika terjadi pencurian atau kehilangan kendaraan bermotor, surat-surat tersebut bisa digunakan sebagai bukti untuk kendaraannya. Pernah terjadi ketika motor saya hilang, ternyata pencurinya tertilang. Pencuri tersebut tidak dapat menunjukkan surat-surat dari sepeda motor saya. Akhirnya sepeda motor diamankan di Polres Cilacap.

Saat saya kehilangan sepeda motor tersebut, langsung melapor ke Polsek Cilacap Tengah dan saya diberi surat keterangan bahwa telah kehilangan sepeda motor. Hanya dalam waktu 4 bulan ternyata motor saya kembali. Sebenarnya kalau surat-surat bermotor itu sama dengan identitas motor tersebut cepat ditemukan. Masalahnya, surat motor tersebut namanya tidak sesuai dengan data yang ada di samsat. Karena yang kehilangan namanya tidak sesuai dengan nama yang tertera di STNK, dengan alasan belum balik nama.

Setelah ditelusuri antara pemilik sepeda motor yang pertama dan saya sebagai pemilik kedua akhirnya bisa diserahkan sepeda motor tersebut di Polsek Cilacap tengah tempat saya melapor ketika kehilangan. Semua itu berkat bantuan dari pihak kepolisian juga Bapak Polisi tetangga saya itu.

Begitu pentingnya surat-surat kendaraan bermotor yang harus dimiliki dan selalu dibawa setiap kita menggunakan kendaraan bermotor. Semua itu untuk kebaikan kita sendiri dan juga memperlancar tugas dari polisi selaku pengatur lalu lintas juga selaku pengaman ketertiban lalu lintas serta kejahatan di jalan maupun di lingkungan kita.

Akhirnya kita ketahui bahwa ketertiban lalu lintas, keamanan lingkungan kita semua haruslah ada kerja sama dan saling mematuhi antara masyarakat dan kepolisian selaku petugas keamanan dan ketertiban masyarakat. Tanpa ada kerja sama sulit untuk mewujudkan rasa aman dan tertib di lingkungan masyarakat cilacap khususnya dan warga Indonesia pada umumnya.

Sabtu, 16 Mei 2009

Menjelang Tidur

Lelah hari telah berlalu
Kini petang telah tiba
Malam tiba tuk tenangkan
Hati yang lelah ini

Ku renungi hari yang berlalu
Apa yang telah ku jalani
Adakah noda dalam hatiku
Adakah setitik cahaya
Yang menyinari hidupku

Dengan mengingat nama-Mu
Aku akan berdoa penuh harapan
Semoga hari esok yang akan datang
Menyambutku dengan indah

(Dibuat oleh adhi : 10 mar -09)